Connect with us

Hi, what are you looking for?

Headline

Renungan Dokter Asep di Pengungsian Rakyat Palestina

KUNINGAN (MASS) – Bismillah. Pertama saya masuk ke camp Syuk’nah disambut puluhan anak laki-laki mengerubuti begitu keluar mobil. Mereka tahu akan datang bantuan.

Sekelebat ada rasa senang dengan antusiasme itu. Tetapi dalam pikiran dalam terbayang betapa habbit terbentuk dan melekat atas keterpaksaan situasi akan ketergantungan semua kebutuhan pada bantuan.

Aspek psikhis ini yang menjadi pemikiran dan kekhawatiran semalam selepas isya saya pikirkan. Harapan dan asa merupakan pembakar motivasi yang menggerakan otak dan alam bawah sadar untuk menggapainya.

Nah jika hope ini sudah berubah pada ketergantungan, bukan keinginan mandiri untuk mencapai harapan, sepertinya akan menjadi beban mental.

Urusan pengungsi bukan hanya pada pemenuhan kebutuhan terendah menurut hierarki Maslow, kebutuhan biologis, tetapi urusan yang mesti terencana, terprogram dan terukur melalui grand design memanusiakan manusia yang mempunyai hope untuk mencapai aktualisasi diri sebagai puncaknya.

Program bantuan bukan hanya tertuju pada pemenuhan sesaat, karena mereka menderita bukan pada hitungan hari. Program sedianya bukan juga sensasi emosional sesaat karena “menjual” foto dan narasi penderitaan. Program juga bukan bertitik pada news value yang tinggi dan pengibaran bendera penderma.

Salah satu dampaknya adalah menurunnya bantuan sejak peristiwa 7 Oktober 2023. Para pengungsi kalah tangisan dan nilai berita. Padahal sekali lagi, mereka dititipi penderitaan bukan hitungan hari.

Sahabat semua yang memburu berkah Ramadhan, perenungan atas nominal rupiah yang kita keluarkan menjadi bayangan akankah itu sebagian berdampak pada harapan mereka. Bahwa mereka masih punya harapan sebagai bahan bakar motivasi untuk menjadi manusia.
Hatur nuhun.

Amman, Jordania, 24 Maret 2024
Asep Hermana
Tim Relawan DT Peduli

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Lantaran habis masa bakti, kepemimpinan PD Salimah (Persaudaraan Muslimah) mengalami pergantian. Posisi ketua yang sebelumnya dijabat Faridha SPdI, kini diserahkan kepada...

Netizen Mass

Malam ini begitu menerawangBagikan gelap tak kunjung terangManakala hati sedang gundah gulanaMenuntun suatu isyarat untuk memenuhiYang dilalui untuk mengetahui Mulailah untuk menjadi akhirAkhirilah untuk...

Inspiration

KUNINGAN (MASS) – Cukup membanggakan. Warga Kuningan, Ninin Setianingsih yang menjabat Ketua PD Salimah Kab. Kuningan menjadi salah satu dari 45 penulis Buku Kisah...

Education

KUNINGAN (MASS) – Puluhan sekolah calon penerima penghargaan tingkat daerah (Raksa Buana), tingkat provinsi (Raksa Persada) dan tingkat nasional, dikumpulkan Sabtu (12/6/2021). Mereka diberikan...

Advertisement