Connect with us

Hi, what are you looking for?

Netizen Mass

Khotbah Rasulullah Menjelang Ramadhan

KUNINGAN (MASS) – Beberapa hari ke depan bulan suci Ramadhan akan kembali hadir. Ramadhan adalah bulan yang senantiasa dinantikan kehadirannya. Bulan dilipatgandakan pahala bagi mereka yang beramal kebajikan di dalamnya.

Karena itu, tidak heran ketika bulan Ramadhan pergi, Rasulullah SAW, para sahabat, dan generasi salafasus saleh menangis tersedu. Mereka seakan tidak ingin berpisah dengan bulan Ramadhan.

Mengapa menangis ketika akan berpisah dengan bulan Ramadhan? Berkaitan dengan hal itu, Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullah berkata, “Bagaimana mungkin air mata seorang mukmin tidak berlinang kala berpisah dengan bulan Ramadhan. Sementara dia tidak mengetahui tersisa dari umurnya untuk kembali bertemu dengannya.” (lihat dalam Lathaif Al-Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hambali).

Oleh karena itu, Rasulullah SAW selalu mengingatkan kepada para sahabatnya pada setiap menjelang datang bulan Ramadhan melalui khotbahnya.

Dari Abu Hurairah RA menuturkan, “Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah telah mewajibkan padamu berpuasa di bulan itu. Dalam bulan itu dibukalah pintu-pintu langit, dan ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Siapa yang tidak memperoleh kebajikan di malam itu, maka ia tidak memperoleh kebajikan apapun.” (H.R. Nasa`i dan Ahmad).

Dalam riwayat lain yang lebih panjang, sahabat Salman Al-Farisi mengisahkan, bahwa Rasulullah SAW berceramah kepada kami pada akhir bulan Sya’ban.

“Wahai manusia, sungguh telah dekat kepada kalian. Bulan yang agung lagi penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, bulan yang Allah telah menjadikan puasa di dalamnya sebagai kewajiban dan bangun malam sebagai sunah.

Barangsiapa yang mendekatkan diri di dalamnya dengan melakukan amalan sunah, maka seperti orang yang melakukan amalan wajib pada bulan lainnya. Barangsiapa melakukan amalan wajib di dalamnya, maka seperti orang yang melakukan tujuh puluh amalan wajib di dalamnya pada bulan lainnya.
Ia merupakan bulan kesabaran, sedangkan pahala sabar adalah surga. Ia adalah bulan kedermawanan. Dan, bulan saat rezeki orang mukmin akan ditambahkan. Barangsiapa pada bulan itu memberi makan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa, maka itu menjadi ampunan bagi dosa-dosanya dan pembebasan bagi dirinya dari api neraka serta baginya pahala yang sama dengan pahala orang yang diberi makan dengan tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.”

Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, tidak setiap orang dari kami mempunyai makanan untuk diberikan kepada orang yang berbuka berpuasa?’ Beliau menjawab, ‘Allah akan memberikan pahala kepada orang yang memberi makan untuk berbuka puasa walaupun hanya dengan sebutir kurma, seteguk air, ataupun sedikit susu.
Barangsiapa memberi minum orang yang berpuasa maka Allah akan memberi ampunan bagi dosa-dosanya, dan Allah akan memberi seteguk air minum dari telagaku, di mana ia tidak akan merasakan haus selamanya sampai ia masuk surga dan baginya pahala yang sama dengan pahala orang yang diberi minum dengan tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.” (H.R. Baihaki).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Semoga Allah mempertemukan kita kaum Muslimin dengan bulan suci Ramadhan dan menjalankan apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam khotbahnya dan keluar dari Ramadhan menjadi insan yang bertakwa. Amin.***

Penulis : KH. Imam Nur Suharno, SPd, SPdI, MPdI (Pembina Majelis Taklim Ibu-Ibu di Kuningan, Jawa Barat)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Lantaran habis masa bakti, kepemimpinan PD Salimah (Persaudaraan Muslimah) mengalami pergantian. Posisi ketua yang sebelumnya dijabat Faridha SPdI, kini diserahkan kepada...

Netizen Mass

Malam ini begitu menerawangBagikan gelap tak kunjung terangManakala hati sedang gundah gulanaMenuntun suatu isyarat untuk memenuhiYang dilalui untuk mengetahui Mulailah untuk menjadi akhirAkhirilah untuk...

Inspiration

KUNINGAN (MASS) – Cukup membanggakan. Warga Kuningan, Ninin Setianingsih yang menjabat Ketua PD Salimah Kab. Kuningan menjadi salah satu dari 45 penulis Buku Kisah...

Education

KUNINGAN (MASS) – Puluhan sekolah calon penerima penghargaan tingkat daerah (Raksa Buana), tingkat provinsi (Raksa Persada) dan tingkat nasional, dikumpulkan Sabtu (12/6/2021). Mereka diberikan...

Advertisement